PKKMB Universitas Day 2
Pemateri 1: Pak Ainun Najib - Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri
Pemateri 3: KH Ma'ruf Khozin - Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur - Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) diposisikan sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah yang berlandaskan ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah dengan corak ke-NU-an yang menekankan moderasi, toleransi, keseimbangan, dan kemaslahatan. Mereka berperan sebagai penjaga tradisi keilmuan NU, agen moderasi beragama, pejuang kemaslahatan sosial, serta inovator yang mampu mengadaptasi nilai Aswaja dalam konteks modern. Peran ini diwujudkan melalui kurikulum ke-NU-an, kegiatan kemahasiswaan seperti kajian kitab, organisasi PMII/IPNU/IPPNU, hingga keterlibatan dalam kegiatan NU. Meski menghadapi tantangan globalisasi, radikalisme, dan disrupsi digital, mahasiswa UNUSA dituntut untuk menginternalisasi nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari, menyebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta mengembangkan tradisi intelektual NU sebagai solusi atas persoalan kontemporer. Dengan begitu, mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan ulama dan membangun masa depan bangsa yang beradab, berkeadilan, serta berkepribadian Islam.
Pemateri 4: Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes. - Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Dan Perwujudan Indonesia Emas
K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) adalah fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 karena berperan melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja, menjaga lingkungan dari pencemaran, serta mendorong efisiensi operasional dan inovasi hijau. Penerapan K3L yang baik menghasilkan SDM unggul, sehat, aman, dan produktif sekaligus meningkatkan daya saing global melalui pemenuhan standar internasional. Meski menghadapi tantangan berupa lemahnya pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan budaya K3L yang belum merata, solusi dapat ditempuh melalui regulasi yang kuat, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, serta kolaborasi multipihak. Dengan menjadikan K3L sebagai budaya bangsa, Indonesia dapat membangun pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berdaya saing tinggi untuk mencapai visi negara maju di tahun 2045.
lihat juga blog teman saya: https://nadynechandraagellyaputrii.blogspot.com/2025/09/resume-day-two.html
Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
Instragam : https://www.instagram.com/unusa_official/
Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official
Komentar
Posting Komentar